You are currently browsing the category archive for the 'Curhat' category.

Tentu saja kakanda
Kita saling perbaiki diri
Kita masih sama muda
Masih mencari jati diri

Meskipun tersirat rasa ragu
Akan kubuktikan cintaku
Bila ada yang kurang dalam bertingkah laku
Kumohon dinda ingatkanku

Makin bingung hari ini
Puspas meraja di dalam hati
Hidup ini tidak mudah
Menjaga prinsip sungguh susah

Entahlah dinda, aku juga bingung
Yang penting kita bisa jalan runtang-runtung
Noton, makan, belanja, apa saja lah
Aku ikut Dinda saja, terserah..

Warna putih-kuning, asin rasa
Mayonaise namanya
Adindaku sangat suka
Padahal menurutku biasa saja

Kanda aku ke Jakarta lagi
Tunaikan kewajiban kerja rodi
Tak bisa chatting hari ini
Kutunggu teleponmu malam nanti

Kita ini kok seperti selebriti
Dikuntit dan diincar sana-sini
Duh rasanya terganggu sekali
Pengen mesra-mesraan harus berhati-hati..

Hura-hura itu telah mereda
Kini waktu hanya milik kita
Bersama kita menggapai asa
Bukan begitu, adinda?

Kanda, Dinda workshop di Jakarta
Tak bisa chatting apalah daya
Bila rindu terasa meraja
Kutunggu sapamu di telepon saja

*ngantuk ikutan seminar*

Kaos oblong kasual
Ditambah dengan sandal
Adalah pakaian kanda bekerja
Lebih bebas karena di media

*kaosku dah kering belum, ya?*

Tentu saja sayang
Demi dinda apapun kanda rela lakukan
Kanda usahakan keluar kantor sebelum petang
Bertemu adinda tentu lebih menyenangkan!

*pakaiannya remi gak sih?*

Kanda tak tau tempatnya di mana
Nanti kita bahas lagi
Dinda memang baik lagi mulia
Mengkonfirmsikan kanda kepada Mbak Susie

Entahlah dinda, kenapa aku sering mimpi buruk
Tiadanya adinda di sisi, bisa jadi penyebabnya
Entah kenapa rasa kangen ini merasuk
Menusuk kalbu, menghadirkan romansa..

Entah kenapa hatiku gundah gulana
Tak tau sebab mengapa
Apakah ini karena kebosanan semata?
Duh, apa yang kau lakukan di sana?